Maha memang menyedihkan,. rapuh, gembeng cengeng.. tak bermaksud untuk terus merendahkan diri.. tapi pada kenyataannya, semua begitu.. entah bagaimana lagi... memang talah selalu mencoba tegar dan buktikan semua.. tapi semuanya tak semulus harapan.. penuh rasa sesak, penat, dingin tak terkendali lagi... semua mata seperti tertuju pada Maha.. bukan pandangan yang menguatkan tapi adalah pandangan menjatuhkan untuknya.. Maha merasa jatuh terpelanting.. sakit dan penuh luka..
ah...hanya perlu diketahui bahwa Maha akan terus mencoba bertahan.. mungkin akan berat nantinya.. Kekuatan manusia memang kecil tapi kekuatan Tuhan adalah MAHA BESARnya.. hanya perlu percaya...
Maha akan makin berusaha menepis semua rasa penat itu, rasa kurang bersyukur itu, rasa sakit yang menyesakkan dada itu..
Maha hanya membutuhkan waktu... waktu untuk merenung, waktu untuk sendiri, waktu untuk instropeksi diri dan waktu untuk belajar dari semuanya... Maha membutuhkan kekuatan baru... Maha membutuhkan semangat baru... dan yang paling utama Maha membutuhkan Allah Bapa-nya, JC-nya..
Maha tidak membutuhkan tumpahan jutaan kurai air mata... namun ketika Maha tak dapat membendungnya lagi, tanpa ia sadari pun kuraian air matanya telah tercucur deras. tapi betapapun air matanya jatuh tak kan menghapuskan kelemahan"nya.
Jadi Maha akan mencoba berhenti menitikkannya...
Ingin menggantinya dengan tawa hangat yang bersemangat walaupun dunia semakin besar dihadapannya.... menghadapi semua dengan penuh harapan. Karena semua berawal dari mimpi dan harapan..
Pantang menyerah Maha... SmAnGatttH..!!! (:
JC ada dibelakangmu dan siap menopangmu.. Jangan takut lagi, jangan kuatir lagi, jangan menangis lagi....!!!! Maha, kamu kuatH....!! (",)

0 komentar:
Posting Komentar