RSS
Write some words about you and your blog here

Aku Butuh Semangat Bapak (part 2)

Kalau ini karya dari Bapak ku.. "Maap Pak, Saya njiplak." dengan banyak perubahan

Beliau berkata, " Hloh, ya ndak papa kamu dapet nilai ini " (sambil liat atau ngintip rapotku)
"Yang penting kamu sudah usaha." [ohh..betapa bersyukurnya anak seperti saya..hehe]
"Perkara hasilnya, sudah bukan urusanmu." [oh yeah...]
aku menjawab, "He'em y pak, yang pentinng berusaha, kalo hasilnya mah jadi urusan Tuhan." [yess! bijak..]
Bapak melanjutkan dengan diam. [okelah....urusan ama bapak beser dong]
Beberapa menit kemudian, aku berceloteh lagi. Tepatnya untuk menenangkan diriku sendiri..
"Ahh..ya ga papa ding, sudah bersyukur og." [beryukur atas nilaiku..suerrr..aku seneng...]
diam...hening...sepi....
"Pak...ga papa ya dapet 'gini' " [gatel deh ni anak...haha ..mungkin gitu klo aku yang jadi bapak]
"Iya, Bapak ga berambisi kamu dapet 10 kok, orang mampumu segitu." [haha..hancur aku! heheg]
"Iya tapi, ....."
"Kalau dapet 7, itu sudah bagus buat murid. Kalau dapet 8 itu untuk guru, nhah kalau 9 buat profesor kalau 10 ya buat Tuhan lah..." [syuuuuh..senyumku mekarrrrrr ..bunga peacock lewat dah..haha]


intinya sih: "Kalau ada satu Bapak yang kaya gini, bersyukurlah, berdoalah supaya ayah mu dapat mengerti seperti ini. Kalau ada dua Bapak seperti ini, mari kita bersyukur bersama. Karena salah satu anaknya adalah saya. Kalau ada buaaanyak Bapak seperti ini sih, saya rasa tidak ya...haha..."


Jangan salah paham. Cara mendidik orang tua kita memang berbeda-beda. Cara kita menanggapinya juga berbeda. Jadi kalaupun itu terjadi pada saya, bukan berarti itu tidak terjadi pada orang lain. Saya bersyukur dibesarkan dalam kondisi keluarga yang mendukung. Dan saya selaku yang didukung sadar (sesadar2nya), bahwa kita selaku anak, dalam kondisi keluarga seperti apapun, sudah seharusnya kita membahagiakan orang tua.. Dengan cara kita masing-masing tentunya dan semampu kita, itu wajib. Saya ingin katakan "Walaupun 'hanya' begini, tapi ini hasil keringat anakmu sendiri bapak." dan aku tahu jawaban Bapak, "Itu akan membantumu untuk menghadapi ujian berikutnya, sayang. Kamu punya bekal kerja keras mu sendiri bersama Tuhan." Jadi bukan masalah seberapa jelek atau bagus nilaimu sekarang. Tapi seberapa besar dan kerasnya usahamu sekarang. 

Aku Butuh Semangat Bapak (part 1)

Filosofi Bapak tercinta......(hahaha)



















katany "Nilai Bahasa Indonesiamu brapa?"
aku jawab "Delapan pak"
"Kalo Bahasa Inggris?"
"Tujuh pak"
"Bagus!!! Kamu kan orang Indonesia"
" !@$#$%^&* "

Tanpa Makna

ketika lidah tak bisa berdusta
dan kedua pasang mata merana
hanyalah aku yang berbicara
lewat sebuah warta yang ku punya
dan hanya saja kau meraja
melewati aku tanpa cela
dan . . .ketika itu tiba 
aku mengenalmu tanpa makna 

Sesuatu yang Menyesak

Argggggggggghhh..aku ingin berteriak sekencang-kencangnya...
Bapa, aku tak pernah ingin membuatMu kecewa dengan sengaja, aku tahu terkadang aku mengecewakan. Pedih Bapa, ketika aku tersadar aku telah mendukakan Engkau. Aku hanyalah manusia biasa, anak kecil dengan keinginan dan impian.
Seperti hari ini, aku mendukakkan Mu. Sungguh aku tak bermaksud, terbersit sedikit pun tidak, untuk menyakitinya. Ya, dia, temanku, sesamaku. Melukainya mungkin juga melukaiMu. Tadi bahkan ketika aku bercermin, sempat ku meluapkan amarahku yang sungguh saat itu meluap. Semua kesalku, marahku, jengkelku, benci, dan kebodohan, meluap-luap. Sakit pedih yang terus menyesak bersesal keluar. Tangis turut meluruhkan kesedihan dan amarah. Aku benci dia!!! Itu yang terlontar keluar. Lalu semua kenangan buruk dalam lingkup hal yang sama muncul menerjang tak dapat kuhentikan.
Jantungku berdebar cepat, terlalu penat di kepala dan hatiku. Tubuhku mematung dengan penuh sesal. Entah sesal apakah. Perih......dan sakit!!Aku telah berusah mengendalikan diriku, tapi tak sekuat yang kuharap. Aku memutuskan membiarkan "banjir" ini meluap dengan semaunya. Tak kan kuhalangi lagi, toh aku hanya sendiri.
Aku tahu berdiri pada dua posisi ini sulit. Tapi Tuhan memberikannya padaku, Ia menyerahkannya di pundakku. Aku tak kan menolak. Aku merasa aku mampu, Tuhan telah percayakan hal dan posisi ini padaku. Tapi.... ketika aku tersandung dan jatuh, semua yang memilihku, semua yang semula terasa mendukungku, semua yang dahulu bertepuk dan tersenyum untukku seolah memukulku. Perlahan dan pasti.... terasa sungguh amat menyakitkan. Tapi CUKUP......
Aku sekarang berada di hadapan mesin ketik, menjejakkan jari-jariku, menuangkan semua gagasan dan asaku. Bukan terus inggin mengeluh, aku hanya ingin menuangkan semua, lalu setelahnya aku dapat MENGAMPUNI mereka, MEMINTA MAAF padanya, bahkan disaat aku merasa itu bukan sepenuhnya kesalahanku.. Sebuah kesalah pahaman, salah respon dan kesalahan waktu telah menuntunku untuk bertumbuh memahami bahwa AKU ingin MEMILIKI seseorang yang mengerti, hanya SATU ORANG yang mau mengerti posisiku..itu harapanku..
Entahlah..mungkin ini ending yang kacau, melambangkan kekacauan yang ada. Aku merasa aku bersalah karena pernah berucap "aku benci dia!"... Bapa aku tak akan terus-menerus merasa benci terhadap dia atau siapapun, bahkan saat smua telah kukeluarkan aku mulai merasa bersalah melakukan itu pada dia hingga ia melakukan sesuatu yang aku benci. Aku inggin ini semua pergi, kembalikan dalam keadaan normal. Justru aku mendapatkan seuatu yang ingin ku bagi..
Tuhan memiliki berlaksa rencana yang sungguh teramat membingungkan untuk kita pada awalnya, tapi percayalah pasti...pasti ada sebuah maksud yang maha luar biasa di baliknya.. untuk kebaikan kita, anak-anakNya yang Ia kasihi..

Patah

apakah salah kalau seseorang pernah merasakan kesepian

kesepian yang sunyi, dan sunyi itu merayap perlahan

menyusup dalam batin yang dalam

apakah yang seharusnya dia lakukan untuk meriuhkan dirinya kembali

teman?? mereka tak kan ada untuk selamannya

terkadang benar memang, orang bilang "habis manis sepah dibuang"

siapa sih yang mau barang "sepah"?

sebuah pertanyaan besar bertandatanya besar pula

apakah kita hanya bisa hidup oleh karena teman??

bukan menghakimi kita sebagai "teman" orang lain

tapi coba lihat lagi diri kita ini

apakah  kita andil dalam kesepian orang lain

yang notabene adalah "teman" kita

3 Pohon


 

Barusan aku membaca artikel. Menurutku bagus sekali. Alkisah tentang 3 pohon yang tumbuh berdampingan dengan impian mereka masing-masing.

Jadi, mereka saling bercakap-cakap dan menceritakan keinginannya masing-masing.

Pohon pertama berkata bahwa ia ingin menjadi peti harta karun, dengan begitu dapat lebih berguna.

Pohon kedua berkata ia ingin menjadi perahu yang besar serta megah dan kelak membawa para bangsawan dan raja-raja.

Pohon ketiga ingin menjadi pohon yang tertinggi di hutan itu, sehingga ia dapat dilihat dan dikenang oleh banyak orang.

Waktu berlalu, penebang menebang mereka.

Pohon pertama dibawa pada tukang pembuat peti, ia sangat senang karena akan segera terwujud keinginannya. Namun ternyata pembuat peti itu membentuknya menjadi tempat jerami dan diletakkan di kandang domba peliharaan. Dan pada kemudian hari, ia akan sangat bahagia karena ternyata ia berguna untuk seorang bayi yang lahir di sebuah kandang domba.

Pohon kedua dibawa pada seorang pembuat perahu, tahu akan hal ini membuatnya merasa bangga akan menjadi perahu besar yang megah. Namun keinginannya tak tercapai, ia hanya dijadikan perahu kecil. Suatu hari ia sangat cemas ketika berlayar, badai datang dan hampir menenggelamkan dirinya dan seluruh orang yang ia bawa. Namun seorang pria bangkit berdiri dan berkata "Diam! Tenanglah." pada badai itu dan ia serta seluruh awak kapal selamat.

Pohon ketiga sedih ia tak dapat menjadi pohon tertinggi yang dapat dikenang banyak orang, ia telah ditebang. Namun, apa yang ia dapati tentang dirinya. Ia hanya dionggokkan di sebuah gudang. Dan suatu hari, ia akan dipikul seorang pria dan pria tersebut akan dipaku diatasnya.

Ya, anak bayi itu, pria itu, Yesus. Tuhan dan Juru Selamat kita. Seorang Guru dan Sahabat yang terbaik. Seseorang yang sungguh-sungguh berarti untuk kita.

Lihat!!! Pohon-pohon itu, mereka tak mendapati dirinya menjadi seperti apa yang mereka pikirkan dan mereka inginkan. Namun, mereka dibentuk oleh TUHAN untuk menjadi sesuatu yang jauh lebih berguna dan jauh lebih baik dari apa yang pernah mereka impikan.

Jesus always loves you and me..

love green


Save Our Earth.. Save Our Money.. Save Our Time.. Save Our Energy

mulai dari hal-hal kecil :

1. Jangan buang sampah sembarangan habis jajan. Contohnya: di kelas= laci meja (ntar sama aja kita yang buang kan? jangan tunda-tunda waktu dong! Katanya waktu itu berharga)

2. Jangan berlagak ngga ngerti, terus buang sampah seenaknya di jalan. (nambah uang buat bayar tukang pembersih jalan)

3. Jangan naek motor sendiri-sendiri kalo ada yang bisa ditebengin. (ngirit uang bensin tau..)

4. Jangan suka nyabutin apalagi nebang pohon seenaknya sendiri. (bisa jadi objek wisata thu, nambah devisa negara)

5. Jangan nyalain AC waktu pagi hari (kasian yang bayar listrik.. masih dingin jugak)

6. Jangan suka mbakar sampah (udaranya ngga enak buat napas, kasian yang punya asma, ngluarin banyak uang buat berobat)

7. Jangan buang hajat di sembarang kali (kasian ibuk-ibuk yang nyuci baju di pinggir kali klo sampe ada yang ikut..harus bilas berulang kali thuh)

8. Jangan teriak-teriak kalo orangnya ada di sampingmu (udah buat polusi suara,buang-buang tenaga pula)

9. Jangan beli plastik putih, beli yang ithem aja kan sudah mengelami daur ulang (lebih murah)

10. Jangan baca ini deh.. asal-asalan soalnya.. ngga banyak membantu program 'melindungi bumi' cuma buat ketawa-ketiwi kok.. :D

Kesesakkan

Kemarin aku menerima hasil belajar selama setahun ini, jangan bertanya berapa nilaiku, jangan tanya rata-ratanya, bahkan jangan memberi selamat. Itu yang terdengar dari dalam hatiku. Batinku sedikit sedih bercampur kecewa dan duka, kemudian dibumbui sedikit rasa bersalah dan ingin bersembunyi. Namun ketika kembali tersadar aku bertahan oleh bisikan yang kelihatannya adalah bisikan dari Tuhan. Ketenangan dan senyuman si aku, bukan berusaha menyembunyikan apa yang didapat tapi berusaha mensyukuri apa yang didapat. Sulit tapi aku percaya Tuhan punya rencana.

Aku tiba di rumah, lalu bertemu kedua orang tuaku, aku kira akan ada sedikit senyum kecewa, namun apa yang terjadi? Tebaklah kawan? Aku tak menemukan tanda-tanda itu pada kedua orang tuaku. Mereka tersenyum. Bangga. Itu yang aku dapati. Memang tak sebaik apa yang diraih teman-temanku yang lainnya, tapi suami istri ini bahagia. Aku sedih namun rasa bahagia bangkit.

Ayahku berkata, "Angka ini sudah lebih dari cukup untuk menjadi sukses anakku. Kamu tidak membutuhkan nilai sempurna, apalagi jika itu dengan cara yang salah. Ayah bangga dengan hasil aslimu, berapapun angka yang tertera di rapormu. Sukses bukan dari nilai, tapi dari apa yang kamu hasilkan dengan keringatmu" Ibuku melanjutkan, "Jangan berpikir untuk mengalahkan teman-temanmu, kami dulu juga bukanlah orang yang pandai. Kamu pikir kami pintar? Kami juga sepertimu, bukan murid ter- segalanya. Hanya ketahuilah bahwa setiap orang tidak sempurna, punya kelebihan dan kekurangan. Carilah kelebihanmu."

hal-hal yang si aku suka, bahwa:

1. Tuhan memang punya rencana. Ketika aku bimbang dengan hasil jerih payahnya yang tidak memuaskan, Tuhan memberi jalan dorongan motivasi dari orang tua si aku.

2. Ayah ibunya tidak menuntutnya untuk menjadi lebih. Hanya memintanya untuk melakukan yang terbaik dari yang ia bisa lakukan.

3. Mengingatkan untuk terus bersyukur dan bertahan, TUHAN mengetahui apa yang anak-anaknya lakukan, dan IA dapat membuat segalanya indah jika IA berkenan akan apa yang kita kerjakan. IA tak kan membuat si aku terus 'di bawah' , karena IA mengerti dan memahami si aku telah berusaha sebaik yang si aku bisa dengan kekuatannya.

4. TUHAN membangkitkan semangat ketika kita bersyukur, berserah dan melakukan yang benar di hadapan-NYA. 

bukan curahan pribadi, diambil dari teriakan banyak hati yang terluka oleh kepalsuan

Percayalah apabila kau melakukan apa yang benar di hadapanNYA, tak kan segan IA turun tanggan menggendongmu., meneruskan segala kesukaranmu dan memberi jalan ditiap kesesakkan hatimu. Jesus LOVE you. Kalau pun sekali-kali engkau mengecewakan, IA tak kan mengutuki mu, IA akan mengulurkan tangganNYA jika engkau mau memperbaiki semua itu. (MAHA)

Misteri ilmu per-hatian

Maha Raja Muda bertanya,"Kakanda, mengapakah dikau tetap setia pada pekerjaanmu yang tak menghasilkan sesuatu yang setimpal dengan kerja keras dan jerih payah Kakanda sendiri? Apakah butir-butir keringat yang telah kau cucurkan tak cukup membuktikan bahwa kakanda berhak dan layak untuk mendapatkan kerja yang lebih baik? Bahkan ada kursi tahta untuk Kakanda?"

Maha Raja Madya, memilih menjadi Tabib Muda yang melakukan perjalanan dari seberang negeri sampai pelosok desa, ia mengerti ia layak menjadi seorang patih atau raja, tapi ia belum memikirkannya, ia tidak mengindahkannya dan ia memilih menjadi seseorang yang setia pada pilihannya.

"Benar, Adiknda. Kakanda memang tahu apa yang Kakanda kerjakan dan lakukan ini, dahulu Kakanda pernah sesekali menyesal mengapakah Kakanda bersi keras menjalani profesi menjadi Tabib yang tak kaya harta, namun kini Kakanda tahu profesi yang Kakanda kerjakan bukan berasal dari otak ataupun bibir yang sekedar terlontarkan begitu saja, namun murni dari hati yang mengatakan. Adiknda mengerti??" jawab Tabib Muda yang asli merupakan Kakanda Maha Raja Muda.

"Iya, Kakanda, Adiknda mengerti. Namun kapankah Kakanda bersedia kembali untuk menduduki singgasana raja?"

"Untuk hal ini, Kakanda hanya dapat berkata, waktulah yang dapat membuat Kakanda memutuskan untuk kembali, barangkali setelah banyak dan luasnya pengalaman yang Kakanda dapati, Kakanda baru dapat kembali lagi."

inti dari pada inti yang terkandung pada inti pokok permasalahan.....

  • Jika kamu melakukan segala sesuatu dengan setia dan kamu mulai menyukainya apapun bentuknya, apapun kelebihan dan kekurangannya dan kamu dapat menerima semuanya. Itu adalah sebuah pelayanan yang terlahir dari hati, bukan berasal dari pikiran saja, ataupun hanya ucapan saja, itu bukan sekedar emosi semata.
  • dan waktulah yang dapat menjawab semua misteri dari hati. 

Hanya waktu yang dapat menyelesaikan persoalan hati.

didedikasikan u/

mereka yang sulit memecahkan misteri ilmu per-hatian

'AnOmaLi' PERSAHABATAN by MaHa

Identik dengan kebersamaan dan berusaha menyinkronkan semuanya…melakukan semua bersama…Detik-detik yang dilewati terasa penting, menit dan jam terlewat, bahkan hari bulan dan tahun dapat berganti dengan amat cepat dan tak terasakan lagi. . .

Tapi ketika di dalamnya terlibat sebuah perselisihan baik dengannya maupun batin sendiri, apakah kamu masih sanggup menjalani semua seperti biasanya? Mungkin ya, dan bahkan tidak. 
Maha kecil berusaha menafsirkan arti persahabatan untuk pribadinya sendiri. . 

Sahabat itu bukan pengisi kekurangan kita hingga kita menjadi sempurna…

Siapa bilang sahabat itu sempurna atau dapat menjadi penyempurna kita?? Meraka ada bukan untuk menyempurnakan kita atau menjadi sempurna. Melainkan untuk saling mengisi, hanya mengisi yang dapat mereka isikan, bukan yang apa yang mereka tidak mampu isikan. Jangan hanya berkata dan menuntutnya. Jika kamu bersahabat dan mengatur sahabatmu ini dan itu, bukankah kamu hanya menciptakan sahabat dari bayangan dirimu sendiri? Kamu juga memerlukannya sebagai pribadinya sendiri, jadi jangan mengubahnya menjadi pribadi yang berbeda. Tempatkan posisimu pada posisinya, kamu akan meresakan suka duka bersahabat secara alami tanpa dibuat-buat.

Sahabat tidak selalu ada…

Siapa bilang sahabat harus selalu ada?? Bahkan ketika sahabatmu memiliki jalinan pertemanan dengan sahabatnya yang lain, apakah kamu akan egois membuntutinya kemana ia berjalan. Aku rasa tidak! Ada waktunya dimana seorang sahabat ‘mengizinkan’ sahabatnya memiliki seseorang yang lain. Sekalipun ia sedikit tergeser terlupakan. Tapi itu membahagiakan dirinya secara tak langsung, karena ia dapat melihat sahabatnya nyaman dengan keadaannya yang ‘berbeda’. Bukankah tak semua jalinan pertemanan dapat berbuat demikian?? Sahabat sejati dapat mengerti kapan ia dibutuhkan dan kapan ia harus sejenak ‘pergi’.. Bukan berarti ia tersingkirkan mutlak, tapi ia merasa tindakannya dapat membuat sahabatnya akan selalu ada menjadi ‘miliknya’ dalam hatinya.

Tapi…
Sahabat itu selamanya….
Apa iya selamanya??? Aku hanya bisa bilang iya… Selama ada pengertian dan rasa ikhlas menerima dan menjalani semua… Tak jarang ada hubungan yang tak langgeng, ada kemarahan ada dendam bahkan iri dengki srei , tapi seorang sahabat sejati tahu bagaimana cara dan jalan penyelesaiaan untuk menyatukan tali persahabatan mereka.
Mencari Sahabat Sejati memang susuah bukan main, tapi untuk mencoba menjadi sahabat sejati tidak akan sesulit mendapatkan sahabat itu sendiri...
Selamat mencoba menjadi sahabat sejati…. Jangan terlalu ngoyo, hanya mencoba selalu bijak dalam mengambil sebuah komitmen itu...





maha bahagia (2)


Kebahagiaan ithu anugerah

Kebahagiaan ithu, ketika kita melayani

Kebahagiaan ithu, ketika melihat orang lain tersenyum

Kebahagiaan ithu, bukan sekedar dapat dibanggakan

Kebahagiaan bukan karena materi duniawi

Kebahagiaan juga bukan sekedar teori

Kebahagiaan adalah keikhlasan hati

(:

Maha belajar bahagia dengan menjaga apa yang ada

Bukan mencari apa yang tak ada

Mulailah berbahagia atas kehidupan ini

Tentang apa yang kamu miliki dan belum miliki

Belajarlah untuk bersyukur, dan untuk berbagi

Kebahagiaan akan ada dalam hatimu...

Selama kamu ikhlas menjalani semua dan berpengharapan dalam kasih-Nya...

maha bertutur kata. (2)

Hemmp..
Kejutan memang hadir tanpa di duga..
Memanng iya..
Kalau sudah ada yang menduga pasti bukan kejutan namanya..

hehe :]

Mungkin Maha terlalu merasakan semua dengan hati
tanpa logika..tanpa dipikir lagi..
Mungkin terlalu banyak pikiran negatif ketimbang positif
Mungkin terlalu dirasa tanpa keiklasan
Mungkin terlalu penat menyisikkan
Mungkin terlalu merasa tersisihkan


Pedih perih penuh
Seperti terperosok
Terpojok di dalamnya kesalahan
Dalamnya perasaan 'kurang'


ahh..ternyata..
Ternyata Ia punya rencana..
Rencana yang berbeda dengan apa yang kita tuntut
Tapi itu lebih mengharu dan membahagia dari yang terbersit dalam pikir



Coba saja..
Jalani hidup dengan pikiran maha sederhana, polos, dan tulus.
Semua akan berjalan sesuai rencana-Nya
Tanpa mengeluh memang mustahil
Tapi tanpa bersyukur lebih mustahil lagi...



Karena kamu berarti...
Bagi sekelilingmu, bagi seekor kutu sekalipun...
KITA BERARTI
Bagi secuil kehidupan di muka bumi ini...
Jika kamu merasa terendah, belum tentu orang lain menganggapmu sama.
Mungkin bagi mereka kamu patner terbaiknya..


Setiap sisi kehidupan memiliki jalannya masing"
Setiap sisi jurang pun memiliki keindahannya
Maha rasa setiap orang memiliki nilai yang berbeda untuk tiap pasang mata yang melihatnya..
Cukup dengan menghargai dirinya, berbahagia atas apapun adanya kita..

maha bertutur kata..

Maha..mendapat banyak hadiah dariNya hari ini
Banyak pelajaran berharga hari ini
Maha bahagia hari ini
Walaupun Maha membuat kesalahan lagi hari ini

!11!02!09!
Beruntung&ucap syukur Maha masih bisa menghirup udara segar
Beruntung masih disertaiNya, diberkati dan disayangi
Beruntung karena keluarga dan semuanya
Beruntung beroleh pengalaman dari yang terburuk sampai
yang.....tak akan Maha lupakan..

Mungkin Maha sedih tahun ini tanpa bigbro..
(haha) t.t
(Nda ada yang nggantiin masdid githu lho!)
Mungkin Maha terlalu banyak mengeluh
Mungkin Maha belum bisa dewasa

Tapi ia ingin menjadi dirinya..
Sekedar membuatnya nyaman dengan apa adanya

Maha mengucap terima kasih untuk:
Jesus-ny, sahabat yang slalu ada.. bisa menerima diri Maha apapun adanya
Mamahpapah-ny, sabar ngadepi bandelnya Maha ini (walo kdng jengkel bgt)
Masdid-ny, jaooooh, mahaaaal, tp tetep mbela"in bgt
Temen" ny....
te-ke, (yg maha gembengny)
es-de (temen" imoeth nan ttecil")
es-em-pe (de_big4_prenz, che regeneration maker)
es-em-aa (P15, edv,. kehidupan masa kini)
kalian anugerah...buat 'maha kecil' yang terus berperang melawan maha gedhenya medan pertempuran kehidupan...

Maha ingin berhenti menangis.

Maha memang menyedihkan,. rapuh, gembeng cengeng.. tak bermaksud untuk terus merendahkan diri.. tapi pada kenyataannya, semua begitu.. entah bagaimana lagi... memang talah selalu mencoba tegar dan buktikan semua.. tapi semuanya tak semulus harapan.. penuh rasa sesak, penat, dingin tak terkendali lagi... semua mata seperti tertuju pada Maha.. bukan pandangan yang menguatkan tapi adalah pandangan menjatuhkan untuknya.. Maha merasa jatuh terpelanting.. sakit dan penuh luka..

ah...hanya perlu diketahui bahwa Maha akan terus mencoba bertahan.. mungkin akan berat nantinya.. Kekuatan manusia memang kecil tapi kekuatan Tuhan adalah MAHA BESARnya.. hanya perlu percaya...

Maha akan makin berusaha menepis semua rasa penat itu, rasa kurang bersyukur itu, rasa sakit yang menyesakkan dada itu..

Maha hanya membutuhkan waktu... waktu untuk merenung, waktu untuk sendiri, waktu untuk instropeksi diri dan waktu untuk belajar dari semuanya... Maha membutuhkan kekuatan baru... Maha membutuhkan semangat baru... dan yang paling utama Maha membutuhkan Allah Bapa-nya, JC-nya.. 

Maha tidak membutuhkan tumpahan jutaan kurai air mata... namun ketika Maha tak dapat membendungnya lagi, tanpa ia sadari pun kuraian air matanya telah tercucur deras. tapi betapapun air matanya jatuh tak kan menghapuskan kelemahan"nya.

Jadi Maha akan mencoba berhenti menitikkannya...

Ingin menggantinya dengan tawa hangat yang bersemangat walaupun dunia semakin besar dihadapannya.... menghadapi semua dengan penuh harapan. Karena semua berawal dari mimpi dan harapan..

Pantang menyerah Maha... SmAnGatttH..!!! (:

JC ada dibelakangmu dan siap menopangmu.. Jangan takut lagi, jangan kuatir lagi, jangan menangis lagi....!!!! Maha, kamu kuatH....!! (",)

maha bahagia (1)

Entah kenapa melihat orang lain bahagia...

Maha bisa merasa ithu kebagiaannya juga..

Mungkin aneh, ketika orang lain mengetahui betapa maha bisa girang karenanya..

Ia bukan mau sok menjadi lilin untuk menghangatkan orang lain tapi mengorbankan dirinya disakiti..

Maha hanya ingin ia bisa melihat sekecil apapun senyum dari kawannya karena perbuatannya.. melihat senyum bahagia orang disekitarnya...

Ithu saja...

Bukan untuk dipuji atau disenangi orang lain, tapi untuk menyenangkan hatinya sendiri, selama ithu masih menyenangkan dan berkenan di hadapan Tuhan.

Apakah ithu sebuah kesalahan dan ketidakwajaran???

maha terus berjalan

untuk seorang anak kecil..

polos lugu cahya matanya..

beranjak adalah hal baru..

berdiri pun berjalan tak ubahnya sama.

sulit dan melelahkan..

namun ketika dia mencoba terus melangkah dan dia berhasil,.

dia tak kan mampu untuk berhenti..

sama halnya dengan perjalanan kehidupan yang Ia berikan untuk kita..

tidaklah mudah, namun begitu banyak rintangan menghadang.

tidak hanya menyakitkan, namun terkadang menjatuhkan.

tapi ketika kita terbiasa fokus pada langkah kita,

setiap jejakan kaki kita, setiap tapak yang membekas

dan menyelaraskannya dengan hati

kita akan melihat bagaimana ajaibnya hidup kita terbentuk..

Oleh Dia, Sang Pencipta segalanya...

Jesus i luv U so-much...! :]

salam kenal (:

eoo.. syalom.. :)

maha kecil, pengen membuat hidupny berwarna..dg tinta bolpen warna-warni.

dg cerita asam manis kecut paith amis sepet pedas seger mantab dan hangat , semuanya jadi satu komposisi yg dipercaya membuat awet senyum dalam susah maupun seneng, dalam keadaan mudah bahkan sulit dimengerti sekalipun.

karena maha kecil memang bukan apa" di dunia ini, di sini. Tapi dunia dan ini itu adalah maha gedhe-nya untuk si maha kecil,.