Matahari kian condong ke Barat
Malam mulai datang menjelang
Kami pulang dengan sebuah harapan
Sebuah kehangatan bersama ia yang tersayang
Namun apa yang kami dapati
Seperti sebuah kehinaan keki
Kami datang pulang dengan senyuman
Mereka menyambut dengan gerutuan
Sakitnya jika menyentuh ulu hati
Merasa ditinggalkan dan diungsi
Namun bumi teteplah mengitar
Waktu tetaplah bak tak berkawan
Majulah kawan dengan nurani
Tetapkan satu langkah mendaki
Dengan keteguhan hati yang pasti
Lupakan segala yang terjadi kini

0 komentar:
Posting Komentar